Minggu, 27 Desember 2009

PASIEN BAKSOS sp2

Klinik hari ini cukup sibuk.... ada pasien anak dari ILP usia 10 bulan dengan kasus (delayed motorik) ada juga CTEV jadi kaki nggak bisa napak, kasian juga untuk fleksi trunk nya juga buruk, saya kerjain dengan bentuk2 straching,stentening juga memberikan pola pada anak pada suatu sikap, disertai dengan stimulasi dengan mainan. weh...anak ini nangis nya kenceng meronta juga... untung mamanya juga mensuport.

Pasien berikutnya pasien Baksos dari Trans SP 2, ada 3 orang, yang pertama seorang wanita usia 56 post stroke hemipharese sinestra, dah...tiga tahun dengan kondisi seperti itu tanpa ada penanganan dalam bentuk rehabilitasi, saya melihat potensi yang bagus pada ibu ini untuk bisa maju, saya coba memberi support untuk semangat. dengan suara yang lemah ibu tadi terlihat bersemangat. mudah-mudah bisa

Pasien ke dua seorang bapak yang mengeluh sepanjang lengan kanannya lemah kesemutan dan kadang2 panas seperti gejala bracialgia.

pasien ketiga bernama teguh usia 19 tahun. teguh adalah anak dari bapak pasien kedua tadi, Teguh ini mempunyai cerita yang cukup memprihatinkan. ketika kecil teguh ini baru bisa jalan ketika usia 4 tahun namun dengan kaki kana yang kurang sempurna (jinjit) namun mampu beraktifitas biasa , ketika usia 12 tahun keluarga teguh pulang kelampung naik kapal dari Borneo/kalimantan, diatas kapal keluarga ini bertemu orang yang katanya bisa memijat dan membuat pulih kaki si anak yang kurang sempurna, besar harapan orang tua untuk dapat melihat anaknya kembali normal. namun apa yang terjadi buakan sembuh yang didapat malah kaki teguh bengkak ,sakit yang luar biasa hingga turun kapal teguh di gendong dan terus menangis,sungguh tragis.... kurang lebih 1 bulan teguh tidak bisa jalan, begitu bisa jalan jalan teguh malah lebih buruk. Teguh berjalan dengan kaki yang tidak lurus tapi berjalan dengan kaki ditekuk (fleksi knee) atau seperti orang yang mengendap-endap. sehingga hamstring mengalami kontraktur atau pemendekan,tempurung lutut tidak pada tempatnya alias naik ke atas seperti tertarik otot quadricep berlebihan sehingga otot quadriceps sangat tegang. orang tuanya bilang teguh sangat terpukul sampai sekarang hingga kalau marah pada orang tuanya.... dia ngoceh dari sore sampai pagi hari. dia sering meminta kepada orang tuanya untuk mengobatkannya dalam bentuk operasi. orangtuanya berfikir dari mana uang untuk itu semua, dan orang tuanya berharap agar perusahaan ini bisa mencarikan jalan keluarnya......semoga ya pak Insya Allah nanti saya coba bantu sampaikan ke ownernya..... makanya dokumentasikan dengan foto. ada yang mau bantu ....

pasien yang lain anak2 batuk pilek biasa yang harus ditangani dengan Nebulizer.